Cara Beternak Dan Berbisnis Ikan Lele Yang Produktif Dengan Pendapatan Yang Maksimal





Mungkin beternak ikan lele sudah sering kita dengar dimana-mana hampir selalu ada. Namun kebanyakan diantara para peternak hanya beternak begitu saja tanpa menggunakan metode bisnis yang tepat, sehingga pendapatan yang didapat kurang maksimal. Namun pada kesempatan kali ini, kami akan memberitahukan tips dan trik Cara Beternak Dan Berbisnis Ikan Lele Yang Produktif Dengan Pendapatan Yang Maksimal yang tentunya bisa diterapkan dengan mudah bahkan sekalipun untuk pemula.

Berikut tahapan-tahapan yang perlu dilakukan
1. Ukurlah berapa luas lahan yang kita miliki
2. Menentukan target peternakan
3. Pembuatan Kolam
4. Pemeliharaan
5. Panen
6. Pemasaran

Tahap-tahap di atas perlu dilakukan agar hasil yang di dapat bisa maksimal. Kali ini kami akan memberikan sebuah simulasi bisnis dari tahapan-tahapan yang perlu dilakukan di atas.

A.  Ukurlah berapa luas lahan yang kita miliki

Misalkan kita memiliki lahan seluas 10 meter x 10 meter, maka kita bisa membuat kolam dengan luas maksimal 100 meter persegi.

B.  Menentukan target peternakan

Pada tahap ini kita harus mengetahui berapakah modal yang kita miliki. Misalkan Kita memiliki modal 15 juta, maka kita harus menggunakan modal tersebut semaksimal mungkin. Setelah kita mengetahui modal yang kita miliki, tahap selanjutnya adalah melakukan survey dipasaran mengenai harga bibit lele. Biasanya harga bibit lele di pasaran sekitar Rp.200. Lalu kita juga harus mencari tahu berapakah harga pakan di pasaran. Biasanya harga pakan di pasaran berkisar Rp.8.000. Setelah kita melalukan survey, kita tentukan berapa luaskah kolam yang akan kita buat, ini akan menentukan berapa jumlah lele yang bisa diternak. Idealnya, dalam 1 meter, kita bisa memelihara sekitar 200 ekor lele. Misalkan kita akan membuat kolam seluas 4 meter x 4 meter sebanyak 5 kolam, maka luas kolam = 80 meter, itu artinya kita bisa memelihara lele sebanyak :

      Banyak Lele = Luas Kolam x 200
                           = 80 x 200
                           = 16.000 ekor

Itu artinya, biaya pembelian bibit lele sebesar :

      Biaya Bibit = Banyak lele x 200
                          = 16.000 x 200
                          = Rp. 3.200.000

C.  Pembuatan Kolam

Untuk kolam bisa menyesuaikan menggunakan jenis kolam. Misal kita akan membuat kolam terpal. Perkiraan biaya pembuatan kolam terpal 4 meter x 4 meter adalah Rp.500.000, karena kita membuat 5 kolam, maka biaya yang dibutuhkan sebesar Rp.2.500.000.

D.  Pemeliharaan

Pada tahap pemeliharaan, pemberian pakan harus rutin 2 kali setiap harinya. Pemberian pakan dilakukan secukupnya sampai lele kenyang. Biasanya untuk 1000 ekor ikan lele, membutuhkan 1 Kg pakan setiap harinya. maka setiap harinya untuk 16.000 ekor lele, kita membutuhkan pakan sebesar 16 Kg.
Jadi, biaya pakan setiap harinya :

       Biaya pakan/hari = 16 Kg x Harga pakan
                                   = 16 x Rp.8.000
                                   = Rp. 96.000

Artinya, untuk pemeliharaan selama 60 hari, biaya pakan :

       Biaya Pakan sampai panen = 60 hari x Biaya pakan/hari
                                                   = 60 x Rp.96.000
                                                   = Rp. 5.760.000

E. Panen

Masa ini adalah masa yang paling ditunggu-tunggu. Pada masa ini kita perlu melakukan perhitungan modal yang dikeluarkan selama berternak. Modal tersebut antara lain modal pembelian bibit, pembuatan kolam, dan pembelian pakan

     Total Modal = Biaya Bibit + Biaya Pembuatan Kolam + Biaya Pakan sampai panen
                          = Rp. 3.200.000 + Rp.2.500.000 + Rp.5.760.000
                          = Rp. 11.460.000

Jumlah Panen yang di dapat adalah 16.000 ekor lele. Dengan masa pemeliharaan 60 hari biasanya didapat ukuran lele seberat 100 gram per ekor, itu artinya kita berat lele yang dihasilkan seberat 16.000 ekor x 100 gram = 1.600.000 gram =1.600 kg. Biasanya harga lele per kilo dari peternak lele Seharga Rp.15.000/kg, maka omset yang di dapat sebesar

      Total omset = Harga/Kg x Berat
                         = Rp.15.000 x 1.600 kg
                         = Rp.24.000.000

Dengan Begitu, keuntungan yang didapat = Total Omset - Total Modal
                                                                   = Rp.24.000.000 - Rp. 11.460.000
                                                                   = Rp. 12.540.000


Dengan Menggunakan Motode dan perhitungan bisnis yang tepat, hasil yang didapat bisa lebih maksimal bila dibandingan beternak secara asal-asalan. Demikian tips dan trik Cara Beternak Dan Berbisnis Ikan Lele Yang Produktif Dengan Pendapatan Yang Maksimal, Semoga bermanfaat

            

Share this

Previous
Next Post »